https://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/issue/feedJurnal e-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar2026-07-27T02:01:45+00:00Asrandiasrandi@itbmpolman.ac.idOpen Journal Systems<p>Jurnal e-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar adalah terbitan berkala ilmiah yang diterbitkan dua kali setahun (Juni dan Desember) oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar (ITBM Polman) dengan hasil penelitian yang berhubungan dengan Teknologi dan Transformasi Digital, Manajemen Inovasi, Analitik Bisnis, E-commerce, Manajemen Proyek Teknologi, Start-up dan Kewirausahaan Teknologi, Manajemen Rantai Pasok, Analisis Pasar dan Perilaku Konsumen, Keuangan Teknologi, Teknologi Pertanian, Bisnis Pertanian.</p>https://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/article/view/381Peningkatan Kepatuhan Wajib Pajak UMKM melalui Tarif Pajak dan Kualitas Pelayanan Pajak di Kelurahan Sudiang2026-06-26T19:23:46+00:00Darmawati Darmawatidarma86mahardhika@gmail.comAndi Tenriawarutenriaaww@gmail.comYudi Satriayudisatria669@gmail.com<p>Penelitian ini melihat apakah tarif pajak dan kualitas pelayanan pajak mempengaruhi peningkatan kepatuhan wajib pajak UMKM. Tujuan penelitian Adalah menganalisis pengaruh tarif pajak dan kualitas pelayanan pajak terhadap kepatuhan wajib pajak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Sudiang, Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 88 pelaku UMKM. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda untuk menguji pengaruh parsial dan simultan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tarif pajak dan kualitas pelayanan pajak secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM. Secara simultan, kedua variabel juga berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dengan nilai F hitung sebesar 140,570 dan signifikansi <0,001. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,768 menunjukkan bahwa 76,8% variasi kepatuhan wajib pajak dapat dijelaskan oleh tarif pajak dan kualitas pelayanan pajak, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa persepsi tarif pajak yang wajar serta pelayanan pajak yang responsif dan berkualitas mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak UMKM. Oleh karena itu, upaya pemerintah dalam menjaga struktur tarif yang adil dan meningkatkan kualitas pelayanan perpajakan menjadi strategi penting untuk mendorong kepatuhan sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM di tingkat lokal.</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Andi Tenriawaru, Darmawati Darmawati, Yudi Satriahttps://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/article/view/155Kontribusi Tenaga Kerja Wanita Perkebunan Kelapa Sawit Terhadap Pendapatan Keluarga2026-01-06T13:35:14+00:00Sangkalakaka09bio@gmail.comAngga Syahputrakaka09bio@gmail.com<p>Keterlibatan tenaga kerja wanita dalam kegiatan perkebunan kelapa sawit tidak hanya berkaitan dengan aktivitas ekonomi, tetapi juga berperan dalam pembentukan pendapatan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pendapatan tenaga kerja wanita terhadap pendapatan keluarga pada PT Buluh Cawang Plantation, Desa Mentibar, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Responden penelitian berjumlah 29 orang pekerja wanita yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Data penelitian terdiri atas data primer dan sekunder yang dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis kontribusi. Kontribusi pendapatan tenaga kerja wanita dihitung berdasarkan perbandingan pendapatan tenaga kerja wanita terhadap total pendapatan keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kontribusi pendapatan tenaga kerja wanita terhadap pendapatan keluarga sebesar 46,09%, yang termasuk dalam kategori besar. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pendapatan tenaga kerja wanita merupakan salah satu sumber pendapatan penting dalam rumah tangga responden. Keterlibatan wanita dalam kegiatan ekonomi berkaitan dengan kebutuhan untuk meningkatkan pendapatan keluarga, sementara terbatasnya sumber pendapatan dari anggota keluarga lainnya semakin memperkuat pentingnya pendapatan wanita dalam struktur pendapatan rumah tangga. Dengan demikian, tenaga kerja wanita pada perkebunan kelapa sawit memiliki peranan penting dalam mendukung pendapatan dan pemenuhan kebutuhan keluarga.</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Sangkala, Angga Syahputrahttps://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/article/view/360Strategi Pemasaran Online dan Inovasi Produk terhadap Loyalitas Pelanggan Wardah di Kabupaten Maros2026-06-26T03:42:12+00:00Nurul Amalia Jabbarnrulamaliaaa@gmail.comSundari Rahman Payyifarras.af@gmail.comFitri Fitrifitrisemsi5858@gmail.com<p>Strategi Pemasaran Online Dan Inovasi Produk Terhadap Loyalitas Pelanggan Wardah Di Kabupaten Maros. Dibimbing oleh: Sundari Rahman P dan Fitri Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pemasaran online berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan wardah di Kabupaten Maros. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, metode kuantitatif adalah metode penelitian yang menggunakan analisis data statistik hipotesa, dan cocok untuk penelitian yang menyasar populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data dengan menggunakan alat penelitian (Sugiyono 2018). Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 55 responden yang merupakan pelanggan setia agassi store. Analisis data dilakukan dengan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, serta uji regresi linier berganda melalui uji parsial (t) dan simultan (F).Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, strategi pemasaran online dan inovasi produk signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Variabel strategi pemasaran online memiliki nilai signifikansi 0,001 (p < 0,05) dan nilai t sebesar 3.386, sedangkan akuntabilitas memiliki nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) dan nilai t sebesar 3.563. Secara simultan, kedua variabel independen tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan, dengan nilai F sebesar 51,314 dan signifikan 0,001 (p < 0,05).Dengan nilai rata-rata skor > 4,00 pada seluruh indikator, diketahui bahwa responden cenderung sangat setuju bahwa strategi pemasaran online dan inovasi produk sangan berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan.</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Nurul Amalia Jabbar, Sundari Rahman P, Fitrihttps://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/article/view/247Strategi Pemasaran Media Sosial untuk Meningkatkan Penjualan di Depot Air Minum Isi Ulang “Irmanur“2025-10-02T07:05:15+00:00Muhammad Nur Iqram MasdarIqram.bdg21@itbmpolman.ac.idNursahdi Salehnursahdisaleh@itbmpolman.ac.idRahmi Triarahmi@itbmpolman.ac.id<p style="text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"><span lang="EN-ID" style="font-size: 10.0pt;">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pemasaran media sosial terhadap peningkatan penjualan pada Depot Air Minum Isi Ulang “Irmanur” dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Fokus utama penelitian ini adalah melihat bagaimana strategi media sosial dapat membangun loyalitas pelanggan yang berujung pada peningkatan penjualan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa loyalitas pelanggan memiliki peran penting dalam mendorong penjualan. Rata-rata pelanggan melakukan pembelian ulang sebanyak 30 kali dalam lima bulan terakhir, dengan jumlah pembelian ulang tertinggi mencapai 120 kali dan terendah sebanyak 16 kali. Hal ini mengindikasikan adanya tingkat kesetiaan yang tinggi terhadap produk. Dari sisi strategi media sosial, beberapa indikator berkontribusi terhadap loyalitas tersebut. Konten promosi (40,5%) dan edukasi air sehat (27,1%) menjadi jenis konten yang paling diminati, disusul oleh testimoni pelanggan (18,9%) dan hiburan (13,5%). Pelanggan juga lebih menyukai konten yang diposting secara konsisten namun tidak berlebihan, dengan frekuensi posting yang meningkat setiap bulan. Interaksi pemilik usaha dengan pelanggan melalui media sosial turut memperkuat hubungan emosional antara pelanggan dan merek. Jenis interaksi seperti komentar, <em>like</em>, dan testimoni terus mengalami peningkatan setiap bulan. Sementara itu, platform yang paling efektif menurut responden adalah <em>WhatsApp Business</em> (50%), diikuti oleh <em>Facebook</em> dan <em>Instagram</em>, yang dinilai mendukung komunikasi langsung dan penyebaran konten promosi secara lebih efisien. Kesimpulannya, strategi pemasaran media sosial yang tepat melalui konten yang relevan, frekuensi unggahan yang konsisten, interaksi aktif, dan pemilihan platform yang sesuai dapat meningkatkan loyalitas pelanggan dan mendorong peningkatan penjualan.</span></p>2026-06-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Muhammad Nur Iqram Masdar, Nursahdi Saleh, Rahmi Triahttps://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/article/view/389Efektivitas Sistem Informasi Sertifikat Kelayakan Pengolahan bagi Keamanan dan Mutu Produk Perikanan di Sulawesi Barat2026-07-27T02:01:45+00:00Karina Many Ansarimanyansarikarina@gmail.comHari Yenihari_yeni@unimaju.ac.idSelfin Tikuselfintiku84@gmail.comSyamsuddin Sagenasyamsagena@gmail.comWahida Wahidaidamamuju@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan sistem informasi Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP) pada Unit Pengolahan Ikan (UPI) di Provinsi Sulawesi Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi Abstract <br>kasus, melibatkan wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen terhadap 15 informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi SKP telah meningkatkan efisiensi dan transparansi proses sertifikasi melalui digitalisasi pengajuan permohonan, verifikasi, dan penerbitan sertifikat. Namun, efektivitasnya masih terbatas, sebagaimana ditunjukkan oleh rendahnya tingkat kepemilikan SKP — hanya 10 dari 180 UPI (5,56%). Faktor pendukung implementasi meliputi pendampingan dari instansi pembina, akses terhadap infrastruktur perikanan, dan orientasi pada pasar ekspor. Sementara itu, rendahnya literasi digital, keterbatasan akses internet, dan kesulitan memenuhi persyaratan teknis menjadi kendala utama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan sistem informasi SKP tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh dukungan kelembagaan, kapasitas sumber daya manusia, dan pendampingan yang berkelanjutan</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Karina Many Ansari, Hari Yeni, Selfin Tiku, Syamsuddin Sagena, Wahidahttps://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/article/view/245Analisis Kelayakan dan Strategi Pengembangan Usahatani Cabai Rawit di Desa Poda Kecamatan Tutar Kabupaten Polewali Mandar2025-10-02T02:27:45+00:00Muh. Ramadhanramadhan.agr211@itbmpolman.ac.idAnsyaransyar@itbmpolman.ac.idSalmawatisalmawati@itbmpolman.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial dan merumuskan strategi pengembangan usahatani cabai rawit di Desa Poda Kecamatan Tutar Kabupaten Polewali Mandar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik sensus terhadap 21 responden petani cabai rawit. Analisis kelayakan dilakukan menggunakan indikator Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Benefit Cost Ratio (B/C), sedangkan strategi pengembangan ditentukan melalui analisis SWOT. Hasil penelitian menujukkan bahwa rata-rata biaya produksi sebesar Rp 12.090.000 per hektar per musim tanam, dengan penerimaan Rp 75.000.000 dan pendapatan bersih Rp 62.910.000. Hasil analisis finansial menujukkan nilai NPV positif Rp 1.142.918.000, IRR bekisar 70-75% (jauh di atas suku bunga pinjaman), dan B/C ratio sebesar 5.2 (>1), yang berarti usahatani cabai rawit layak dan menguntungkan untuk dikembangkan. Analisis SWOT menempatkan posisi usaha pada kuadran III, yang menunjukkan perlunya strategi untuk meminimalkan kelemahan dengan memanfaatkan peluang. Strategi yang direkomendasikan mencakup pelatihan pascapanen, peningkatan keterampilan budidaya dan pemasaran digital, serta penguatan kelembagaan kelompok tapi melalui dukungan kebijakan pemerintah dan akses modal. Temuan ini menegaskan bahwa usahatani cabai rawit di Desa Poda berprospek baik secara ekonomi, namun keberlanjutan pengembangannya memerlukan inovasi teknologi dan penguatan organisasi petani.</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Muh. Ramadhan, Ansyar, Salmawatihttps://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/article/view/369Pengaruh Usaha Rumahan yang Saling Berdekatan terhadap Pendapatan Ekonomi Masyarakat di Desa Rumpa2026-07-01T06:57:04+00:00Bonewali Bonewalibonewali.kwu22@itbmpolman.ac.idAlbar Albaralbar@itbmpolman.ac.idNursan Safitrinursan@itbmpolman.ac.id<p>Usaha rumahan menjadi salah satu aktivitas ekonomi masyarakat yang berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan, khususnya di daerah pedesaan. Pola persebaran usaha yang berlokasi saling berdekatan berpotensi menciptakan pusat aktivitas ekonomi melalui meningkatnya akses pasar, kemudahan menjangkau konsumen, serta interaksi yang lebih intensif antar pelaku usaha. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh kedekatan lokasi usaha rumahan terhadap pendapatan ekonomi masyarakat di Desa Rumpa, Kecamatan Mapilli. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melibatkan 30 pelaku usaha rumahan sebagai responden melalui teknik total sampling. Data dalam penelitiaan ini diperoleh dari kuesioner yang disebarkan kepada responden, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan metode regresi linear sederhana menggunakan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedekatan lokasi usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan ekonomi masyarakat. Persamaan regresinya adalah Y = −0,551 + 0,766X, dengan nilai signifikansi 0,000 (lebih kecil dari 0,05). Selain itu, koefisien determinasi (R<sup>2</sup>) sebesar 0,985 menunjukkan bahwa 98,5% variasi pendapatan dapat dijelaskan oleh variabel kedekatan lokasi usaha. Temuan ini menunjukkan bahwa konsentrasi usaha rumahan dalam suatu kawasan mampu mendorong peningkatan aktivitas ekonomi yang berdampak pada naiknya pendapatan pelaku usaha. Oleh karena itu, pengembangan kawasan usaha yang terintegrasi dapat menjadi alternatif strategi dalam memperkuat ekonomi masyarakat desa.</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Bonewali Bonewali, Albar, S.E., M.M., Nursan Safitri, S.E., M.Si.https://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/article/view/359Strategi Pemasaran Biji Kakao dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Petani di Desa Tubbi Kecamatan Tutar Kabupaten Polewali Mandar2026-06-26T03:09:41+00:00Reski Anireski.kwu21@itbmpolman.ac.idIndah Ramayaniindahramayani@itbmpolman.ac.idAlbar Albaralbar@itbmpolman.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran biji kakao di Desa Tubbi, Kecamatan Tutar, Kabupaten Polewali Mandar, menggunakan pendekatan bauran pemasaran (4P: product, price, place, promotion) serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian kualitatif ini melibatkan wawancara mendalam dengan petani kakao yang dipilih secara purposive dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani menghasilkan biji kakao kering tanpa fermentasi, dengan harga ditentukan oleh pedagang perantara (Rp70.000,00–Rp90.000,00/kg), distribusi bergantung pada pengepul lokal, dan promosi bersifat informal tanpa strategi formal. Faktor pendukung meliputi infrastruktur jalan yang memadai dan pengalaman bertani, sedangkan faktor penghambat mencakup fluktuasi harga, keterbatasan informasi pasar, dan biaya transportasi yang tinggi. Rendahnya kualitas pasca-panen juga membatasi pendapatan petani. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kelembagaan petani melalui koperasi, pelatihan teknik pasca-panen, kemitraan dengan eksportir, dan perbaikan infrastruktur distribusi untuk meningkatkan efisiensi pemasaran dan kesejahteraan petani. Temuan ini memberikan wawasan bagi pengembangan strategi pemasaran yang lebih efektif untuk komoditas kakao di wilayah pedesaan.</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Reski Ani, Indah Ramayani, Albarhttps://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/article/view/391Dampak Digital Marketing terhadap UMKM di Kota Makassar Menggunakan Pendekatan Desain Explanatory Sequential2026-07-27T01:46:30+00:00Fitri Fitrifitri@itbmpolman.ac.idReza Afandy Ghulamreza.afandy90@gmail.comAsriani Asrianiasrianinaimah@gmail.com<p>Transformasi digital mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan digital marketing sebagai strategi dalam meningkatkan daya saing dan kinerja usaha. Namun, sebagian besar penelitian sebelumnya hanya menjelaskan besarnya pengaruh digital marketing tanpa mengungkap mekanisme yang mendasari hubungan tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh digital marketing terhadap kinerja UMKM di Kota Makassar menggunakan pendekatan Mixed Methods dengan desain Explanatory Sequential. Tahap kuantitatif dilakukan melalui survei terhadap 109 pelaku UMKM yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Tahap kualitatif dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap pemilik UMKM dan pelanggan yang dipilih berdasarkan hasil analisis kuantitatif, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Integrasi kedua tahap dilakukan melalui Joint Display untuk menghasilkan meta-inference.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,733, yang berarti 73,3% variasi kinerja UMKM dapat dijelaskan oleh model penelitian. Secara parsial, engagement interaktif merupakan variabel yang memiliki pengaruh paling dominan, diikuti oleh narasi otentik, visual konten, dan frekuensi posting. Hasil wawancara menjelaskan bahwa dominasi engagement interaktif dipengaruhi oleh komunikasi yang responsif, personal, dan berkelanjutan sehingga mampu membangun kepercayaan pelanggan. Selain itu, narasi otentik memperkuat hubungan emosional pelanggan, sedangkan visual konten berfungsi sebagai daya tarik awal dalam proses pengambilan keputusan pembelian. Integrasi hasil kuantitatif dan kualitatif menunjukkan bahwa peningkatan kinerja UMKM tidak hanya ditentukan oleh aktivitas promosi digital, tetapi juga oleh terbentuknya kepercayaan pelanggan sebagai mekanisme utama yang menghubungkan digital marketing dengan peningkatan kinerja usaha. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dan metodologis terhadap pengembangan kajian digital marketing pada sektor UMKM melalui penerapan desain Mixed Methods Explanatory Sequential.</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Fitri Fitri, Reza Afandy Ghulam, Asriani Asrianihttps://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/article/view/246Pengaruh Karakteristik Kewirausahaan dan Keberhasilan Usaha terhadap Kinerja Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kecamatan Matakali2025-10-03T07:44:17+00:00Nuramalia Ramadhaninuramalia.kwu211@itbmpolman.ac.idResky Faradibah Suhabreskyfaradibah@itbmpolman.ac.id<p>Tujuan dari kajian ilmiah ini adalah mengetahui pengaruh karakteristik kewirausahaan dan keberhasilan usaha terhadap kinerja Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kecamatan Matakali. Kajian ilmiah ini menggunakan pendekatan deskriptif sebagai metode dari kuantitatif. Populasi kajian ini terdiri dari 40 UMKM yang seluruhnya dijadikan sampel (sampel jenuh). Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, sedangkan analisis dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, regresi linier berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi (R²). Kajian ilmiah ini menunjukkan penemuan bahwa karakteristik kewirausahaan (X₁) memiliki koefisien korelasi sebesar R = 0,292 dengan nilai R² = 0,085 dan koefisien regresi 0,281; hasil ini menunjukkan pengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja UMKM (sig. 0,297 > 0,05). Sementara itu, keberhasilan usaha (X₂) memiliki koefisien korelasi sebesar R = 0,537 dengan nilai R² = 0,288 dan koefisien regresi 0,594; hasil ini menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM (sig. 0,001 < 0,05). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM dengan nilai F hitung sebesar 8,284 > F tabel 3,25 dan signifikansi 0,001. Koefisien determinasi (Adjusted R²) sebesar 0,270 menunjukkan bahwa karakteristik kewirausahaan dan keberhasilan usaha mampu menjelaskan kinerja UMKM sebesar 27,0%, sementara sisanya dipengaruhi faktor lain. Dengan demikian, kajian ilmiah ini disimpulkan bahwa keberhasilan usaha memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan karakteristik kewirausahaan dalam meningkatkan kinerja UMKM di Kecamatan Matakali.</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Nuramalia Ramadhani, Resky Faradibah Suhabhttps://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/article/view/358Pengelolaan Keuangan Desa dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan: Tren Penelitian, Peluang, dan Tantangan2026-06-10T15:39:38+00:00Aswar Rahmataswarrahmat@unsulbar.ac.id<p>Pengelolaan keuangan desa memiliki peran strategis dalam mendukung pencapaian pembangunan berkelanjutan di Indonesia melalui optimalisasi pemanfaatan Dana Desa. Meskipun berbagai penelitian telah membahas aspek akuntabilitas, transparansi, dan tata kelola keuangan desa, kajian yang secara komprehensif mensintesis keterkaitan antara pengelolaan keuangan desa dan pembangunan berkelanjutan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren penelitian, mengidentifikasi peluang dan tantangan implementasi, serta merumuskan agenda penelitian masa depan terkait pengelolaan keuangan desa dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan <em>Systematic Literature Review</em> (SLR) dengan mengacu pada pedoman <em>Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses</em> (PRISMA 2020). Penelusuran literatur dilakukan melalui basis data Google Scholar, Scopus, dan Dimensions pada rentang publikasi tahun 2020–2026. Berdasarkan proses seleksi, sebanyak 45 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan pendekatan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren kajian pengelolaan keuangan desa mengalami pergeseran dari fokus administratif menuju orientasi pembangunan berkelanjutan. Pengelolaan keuangan desa yang akuntabel, transparan, partisipatif, dan menerapkan prinsip <em>good governance</em> berkontribusi dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan kapasitas aparatur, kompleksitas regulasi, rendahnya partisipasi masyarakat, risiko penyalahgunaan Dana Desa, serta kesenjangan digital. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam memperkuat kajian akuntansi sektor publik dan ekonomi pembangunan serta implikasi praktis bagi penguatan tata kelola keuangan desa yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.</p>2026-06-13T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Aswar Rahmathttps://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/article/view/356Model Manajemen Keuangan pada Kelompok Bermain (KB) Mawar Segerang dalam Mendukung Mutu Pendidikan2026-07-01T06:35:03+00:00Nursan Safitrinursan@itbmpolman.ac.idMuhammad Alwimuhammadalwi@itbmpolman.ac.idAlbar ALbaralbar@itbmpolman.ac.idAsrandi Asrandiasrandi@itbmpolman.ac.id<blockquote data-start="988" data-end="2700"> <p data-start="990" data-end="2700">Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya manajemen keuangan yang efektif dalam mendukung mutu pendidikan, khususnya pada lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) swasta yang memiliki keterbatasan sumber pendanaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model manajemen keuangan pada Kelompok Bermain (KB) Mawar Segerang yang meliputi perencanaan keuangan, sumber pendanaan, pengelolaan keuangan, serta akuntabilitas keuangan dalam mendukung mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data dilakukan melalui triangulasi, ketekunan observasi, dan penggunaan referensi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model manajemen keuangan di KB Mawar Segerang dilaksanakan secara sistematis melalui penyusunan program kerja, penetapan anggaran, serta evaluasi dan revisi secara berkala. Sumber pendanaan lembaga berasal dari Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD, kontribusi orang tua peserta didik, bantuan pemerintah, donatur, serta partisipasi masyarakat. Pengelolaan keuangan dilaksanakan secara transparan melalui perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, pengawasan, dan pertanggungjawaban keuangan. Akuntabilitas keuangan diwujudkan melalui pencatatan administrasi yang tertib, penyusunan laporan keuangan, serta pelaksanaan rapat evaluasi secara berkala. Dengan demikian, model manajemen keuangan yang diterapkan mampu mendukung peningkatan mutu pendidikan secara efektif dan berkelanjutan pada KB Mawar Segerang.</p> </blockquote> <p data-start="2702" data-end="2784"><strong data-start="2702" data-end="2717">Kata Kunci:</strong> model manajemen keuangan, kelompok bermain, PAUD, mutu pendidikan.</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Nursan Safitri, S.E., M.Si., Muhammad Alwi, S.Pd., M.M., Albar, S.E., M.M., Asrandi, S.M., M.M.