https://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/issue/feedJurnal e-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar2025-12-31T00:00:00+00:00Asrandiasrandi@itbmpolman.ac.idOpen Journal Systems<p>Jurnal e-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar adalah terbitan berkala ilmiah yang diterbitkan dua kali setahun (Juni dan Desember) oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar (ITBM Polman) dengan hasil penelitian yang berhubungan dengan Teknologi dan Transformasi Digital, Manajemen Inovasi, Analitik Bisnis, E-commerce, Manajemen Proyek Teknologi, Start-up dan Kewirausahaan Teknologi, Manajemen Rantai Pasok, Analisis Pasar dan Perilaku Konsumen, Keuangan Teknologi, Teknologi Pertanian, Bisnis Pertanian.</p>https://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/article/view/313Persepsi Konsumen Dalam Membeli Terhadap Label Gizi pada Produk Makanan yang Diproduksi oleh UMKM2025-12-06T06:54:28+00:00Ulfa Purnamasariulfapurnama@unm.ac.idAsrandi Asrandiasrandi@itbmpolman.ac.id<p>Label gizi merupakan informasi penting yang membantu konsumen memilih produk pangan sesuai kebutuhan nutrisi mereka.Penelitian ini bertujuan mengkaji persepsi konsumen terhadap label gizi pada produk makanan yang diproduksi oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di Indonesia. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui survei daring dengan kuesioner pertanyaan terbuka. Sebanyak 52 responden yang telah membeli produk makanan UMKM dalam tiga bulan terakhir dipilih secara purposive. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola persepsi, sikap, dan pengalaman konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menyadari pentingnya label gizi, dan informasi tersebut dianggap dapat meningkatkan kepercayaan serta memengaruhi keputusan pembelian. Tantangan utama yang dihadapi konsumen adalah keterbacaan label yang terbatas dan kurangnya informasi gizi yang disediakan oleh UMKM. Penelitian ini menyimpulkan bahwa edukasi konsumen dan dukungan teknis bagi UMKM dalam pelabelan gizi sangat penting untuk meningkatkan transparansi dan kualitas informasi pada produk pangan lokal.</p>2025-12-06T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Ulfa Purnamasari, Asrandihttps://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/article/view/204Analisis Proses Penyaluran Gabah hingga Distribusi Beras oleh Perum Bulog Cabang Sidrap2025-08-29T09:10:00+00:00Fitriani Rfitriani1312@gmail.comRiska Mulianariskamuliana010603@gmail.comRezky Nurdinrezkynurdin22@gmail.com<p>Beras merupakan komoditas pangan utama di Indonesia yang sangat memengaruhi stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat. Sebagai lembaga yang ditugaskan oleh pemerintah, Perum Bulog memiliki peran strategis dalam menjamin ketersediaan dan distribusi beras secara merata, termasuk melalui cabang regional seperti Perum Bulog Cabang Sidrap. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses penyaluran gabah hingga distribusi beras oleh Bulog Cabang Sidrap, dengan fokus pada mekanisme operasional, tantangan, dan strategi penyelesaiannya. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui kombinasi studi kepustakaan dan wawancara mendalam dengan staf Bulog. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses distribusi berjalan melalui tahapan terstruktur mulai dari pengadaan gabah lokal, pengeringan dan penyimpanan di gudang, pengolahan menjadi beras, hingga penyaluran melalui program SPHP dan Bantuan Pangan. Tantangan yang dihadapi mencakup kendala teknis seperti keterbatasan infrastruktur transportasi, cuaca ekstrem, serta ketidaksesuaian data penerima bantuan. Selain itu, terdapat kendala struktural berupa sistem penugasan pusat yang terbatas waktunya. Melalui teknik analisis isi, ditemukan tiga tema utama: efisiensi distribusi, peran program penugasan pemerintah, dan perluasan cakupan sosial. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi data, penguatan kapasitas logistik, dan koordinasi lintas sektor dalam mewujudkan sistem distribusi beras yang adil, efisien, dan berkelanjutan, khususnya di wilayah Kabupaten Sidrap.</p>2025-12-11T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Fitriani Rhttps://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/article/view/217Dampak Pendidikan Kewirausahaan dan Nilai-Nilai Budaya Mandar terhadap Niat Kewirausahaan ( Studi Kasus Pada Program Studi Kewirausahaan ITBM Polman )2025-09-15T02:30:37+00:00Nur Qadriantyqadri.kwu21@itbmpolman.ac.idMuhammad Alwimuhammadalwi@itbmpolman.ac.idResky Faradibah Suhabreskyfaradibah@itbmpolman.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kewirausahaan dan nilai-nilai budaya Mandar terhadap niat kewirausahaan mahasiswa. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya peran perguruan tinggi dalam mencetak wirausahawan baru, mengingat Indonesia masih memerlukan jutaan pelaku usaha untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Meskipun pendidikan kewirausahaan telah diterapkan dalam kurikulum, hasilnya belum sepenuhnya mampu mendorong niat berwirausaha secara signifikan. Selain pendidikan, nilai-nilai budaya lokal juga diyakini turut memengaruhi pembentukan sikap kewirausahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 34 mahasiswa program studi kewirausahaan sebagai responden. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, serta uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya Mandar berpengaruh signifikan terhadap niat kewirausahaan dengan koefisien regresi sebesar 0,886 dan kontribusi determinasi sebesar 89%. Sementara itu, pendidikan kewirausahaan memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan secara statistik. Temuan ini menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai budaya lokal dalam pendidikan kewirausahaan, khususnya nilai-nilai seperti kejujuran (le'ba), kerja keras (tappa’ dalle), dan kemandirian, yang telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Mandar. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kurikulum kewirausahaan berbasis budaya lokal guna menumbuhkan niat berwirausaha yang lebih kuat dan berkelanjutan di kalangan mahasiswa.</p>2025-12-11T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Nur Qadrianty, Muhammad Alwi, Resky Faradibah Suhabhttps://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/article/view/218Analisis Kelayakan Usahatani Kakao di Desa Ratte Kecamatan Tubbi Taramanu Kabupaten Polewali Mandar 2025-09-15T05:47:00+00:00St. Aisyaaisya.agr21@itbmpolman.ac.idJumriani Dambejumriani@itbmpolman.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pendapatan dan kelayakan usaha tani kakao di Desa Ratte, Kecamatan Tubbi Taramanu, Kabupaten Polewali Mandar. Kakao merupakan sumber utama penghidupan bagi sebagian besar masyarakat di desa tersebut. Namun, belakangan ini produktivitas kakao mengalami penurunan akibat serangan hama dan usia tanaman yang sudah tua. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif, dengan teknik pengambilan sampel acak sederhana (simple random sampling) terhadap 43 petani kakao. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan alat ukur kelayakan finansial seperti Return Cost Ratio (R/C), Produktivitas Modal (π/C), dan Break Even Point (BEP). Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata penerimaan petani mencapai Rp15.354.419 per hektar per tahun, dengan total biaya produksi sebesar Rp3.753.209. Nilai R/C Ratio sebesar 4,1 dan π/C Ratio sebesar 3,1 menandakan bahwa usahatani kakao di wilayah ini layak secara ekonomi. Meski demikian, petani masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan modal, rendahnya tingkat pendidikan, serta serangan hama yang mengganggu hasil panen. Oleh karena itu, diperlukan dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan pihak terkait untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, serta keberlanjutan usaha tani kakao di daerah tersebut.</p>2025-12-17T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 St. Aisya, Jumriani Dambehttps://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/article/view/219Pemanfaatan AI Generator (Artificial Intelligence) sebagai Peningkatan Efisiensi Pekerjaan pada Bisnis Jasa Desain Grafis2025-09-15T02:49:15+00:00Muhammad Abduabdu.bdg@itbmpolman.ac.idSri Wahyuni Zainuddinsriwahyuni@itbmpolman.ac.idNur Indanurinda@itbmpolman.ac.id<p>Penelitian ini mengkaji pemanfaatan AI Generator dalam meningkatkan efisiensi pekerjaan pada bisnis jasa desain grafis, khususnya dalam bidang <em>editing</em>. Menggunakan metode studi pustaka <em>(literature review)</em>, penelitian ini menganalisis berbagai referensi terkait untuk memahami sejauh mana AI dapat mendukung proses <em>editing</em> dalam industri desain grafis. Berdasarkan sintesis lima penelitian yang dianalisis, AI terbukti memberikan dampak yang signifikan dalam mempercepat dan menyederhanakan tugas <em>editing</em>, seperti manipulasi gambar, perbaikan warna, serta penghapusan elemen yang tidak diinginkan.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI Generator, melalui <em>platform</em> atau <em>Software</em> yang digunakan, mampu mengotomatisasi berbagai aspek teknis dalam <em>editing</em>, memungkinkan editor untuk lebih fokus pada aspek kreatif. Selain itu, AI juga membantu dalam meningkatkan kualitas visual dengan berbagai fitur otomatis, seperti peningkatan resolusi gambar dan pengaturan palet warna. Namun, efektivitas AI dalam <em>editing</em> sangat bergantung pada pemahaman teknis dan keterampilan dalam menyusun <em>prompt</em> yang optimal.</p> <p>Meskipun AI membawa kemudahan, tantangan tetap ada, seperti potensi plagiarisme, penurunan orisinalitas desain, serta perdebatan terkait hak cipta. Oleh karena itu, diperlukan keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan kreativitas manusia agar peran editor tetap relevan dalam dunia desain grafis. Indikator pencapaian dalam penelitian ini mencakup kecepatan penyelesaian tugas, kualitas hasil, kemampuan adaptasi, serta efisiensi penggunaan sumber daya. Dengan memahami dan mengintegrasikan AI secara bijak, bisnis jasa desain grafis dapat meningkatkan produktivitas tanpa mengorbankan nilai estetika dan orisinalitas karya.</p>2025-12-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Muhammad Abdu, Sri Wahyuni Zainuddinhttps://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/article/view/244Pengaruh Transparansi dan Akuntabilitas terhadap Pengelolaan Keuangan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Maros2025-09-29T08:13:35+00:00Abu Yasidyasida662@gmail.comYusranyusranparis225@gmail.comFitrifitrisemsi5858@gmail.com<p>Pengaruh Transparansi dan Akuntabilitas terhadap Pengelolaan Keuangan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Maros. Dibimbing oleh: Yusran Paris dan Fitri Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh transparansi dan akuntabilitas terhadap pengelolaan keuangan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Maros. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan asosiatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 69 responden yang merupakan pegawai dinas tersebut. Analisis data dilakukan dengan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, serta uji regresi linier berganda melalui uji parsial (t) dan simultan (F).Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, transparansi dan akuntabilitas berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan. Variabel transparansi memiliki nilai signifikansi 0,001 (p < 0,05) dan nilai t sebesar 4.448, sedangkan akuntabilitas memiliki nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) dan nilai t sebesar 5.740. Secara simultan, kedua variabel independen tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan, dengan nilai F sebesar 175.477 dan signifikan 0,001 (p < 0,05).Dengan nilai rata-rata skor > 4,00 pada seluruh indikator, diketahui bahwa responden cenderung sangat setuju bahwa aspek transparansi dan akuntabilitas telah diterapkan secara optimal di instansi ini. Hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Maros telah dilaksanakan berdasarkan prinsip good governance, khususnya keterbukaan informasi publik dan pertanggungjawaban anggaran.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Abu Yasid, Yusran, Fitrihttps://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/article/view/220Strategi Pemasaran Media Sosial Dalam Meningkatkan Daya Tarik Pelanggan di Café Kediaman Campalagian2025-09-15T06:33:36+00:00M. Reynaldireinaldi.bdg21@itbmpolman.ac.idArfah Sahabudinarfah@itbmpolman.ac.idIqbal Nur Aswadiqbal@itbmpolman.ac.id<p>Transformasi teknologi informasi di era globalisasi turut memengaruhi praktik pemasaran, khususnya melalui pemanfaatan media sosial sebagai alat promosi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi pemasaran media sosial dalam meningkatkan daya tarik pelanggan di <em>Cafe</em> Kediaman Campalagian. Menggunakan metode mixed method dengan desain <em>sequential exploratory</em>, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan kuesioner yang disebarkan kepada 50 responden. Hasil studi menunjukkan bahwa <em>platform</em> seperti Instagram dan Facebook berperan signifikan dalam memperkenalkan <em>Cafe</em> kepada konsumen, membangun komunikasi, serta memperkuat loyalitas dan nilai merek. Sebanyak 60% responden mengenal <em>Cafe</em> melalui media sosial, dengan dominasi pengguna berusia 18–30 tahun yang aktif secara digital. Strategi pemasaran dilakukan melalui penyajian konten visual, interaksi langsung dengan audiens, serta penyesuaian jadwal unggahan berdasarkan pola aktivitas pengguna. Namun, beberapa tantangan ditemukan, seperti tingginya persaingan usaha, keterbatasan pengelola media sosial, dan perubahan tren digital yang dinamis. Solusi yang disarankan meliputi inovasi konten, pelibatan tenaga khusus, serta adaptasi strategi sesuai perkembangan tren. Temuan juga mencatat hambatan eksternal seperti minimnya penerangan di sekitar lokasi <em>Cafe</em>. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami efektivitas media sosial sebagai strategi pemasaran untuk menarik dan mempertahankan pelanggan, khususnya di sektor usaha kuliner.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 M. Reynaldi, Arfah Sahabudin, Iqbal Nur Aswadhttps://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/article/view/222Strategi Pemasaran Digital dalam Meningkatkan Brand Awareness (Study Kasus Bude Daster Fashion Kabupaten Luwu)2025-09-30T08:39:16+00:00Lala Marsandalalamrsyanda62@gmail.comSultansultansultan1970@gmail.comFitrifitrisemsi5858@gmail.com<p>Kajian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran digital yang diterapkan oleh Toko Bude Daster Fashion dalam meningkatkan brand awareness di Kabupaten Luwu. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi informasi yang mendorong perubahan perilaku konsumen, sehingga media sosial menjadi saluran pemasaran yang strategis, khususnya dalam aktivitas belanja daring. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemilik toko, karyawan, serta beberapa pelanggan aktif, didukung oleh observasi partisipatif terhadap interaksi di media sosial dan dokumentasi konten promosi pada platform Facebook. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran digital yang diterapkan berfokus pada pemanfaatan media sosial Facebook sebagai kanal utama promosi, melalui unggahan rutin berupa foto produk, video pendek, informasi promo, serta kegiatan siaran langsung (live streaming). Strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran merek, ditandai dengan meningkatnya jumlah pelanggan yang mengenal Toko Bude Daster Fashion melalui media sosial, baik dari wilayah Kabupaten Luwu maupun luar daerah. Konsistensi penggunaan identitas visual seperti logo, warna khas, dan slogan dalam setiap unggahan turut memperkuat daya ingat konsumen terhadap merek. Selain itu, interaksi aktif dengan pelanggan melalui kolom komentar, pesan pribadi, dan aplikasi WhatsApp berkontribusi dalam membangun kedekatan serta kepercayaan pelanggan. Namun, penelitian ini juga menemukan sejumlah kendala, antara lain keterbatasan sumber daya dalam pengelolaan media sosial serta tingginya persaingan usaha sejenis. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan strategi pemasaran digital yang lebih sistematis, inovatif, dan adaptif terhadap tren pasar agar brand awareness Toko Bude Daster Fashion dapat terus meningkat secara berkelanjutan.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Lala Marsanda, Sultan, Fitrihttps://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/article/view/228Efektivitas Bisnis Digital Menggunakan Media Sosial Dalam Meningkatkan Daya Tarik Penjualan Kopi Klasik Polewali Mandar2025-09-29T04:08:53+00:00Rahmat Hidayat WB hidayat.bdg@itbmpolman.ac.idMuhammad Ramliramli@itbmpolman.ac.idIqbal Nur Aswadiqbal@itbmpolman.ac.id<p>Penelitian ini membahas pemanfaatan media sosial dalam bisnis digital, khususnya pada strategi promosi yang diterapkan oleh Kedai Kopi Klasik melalui Instagram dan TikTok. Bisnis digital merupakan bentuk usaha yang memanfaatkan teknologi digital untuk menciptakan dan memasarkan produk atau layanan secara online. Dalam penelitian ini digunakan metode kualitatif dengan pendekatan wawancara mendalam kepada informan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram lebih efektif dibandingkan TikTok sebagai media promosi utama. Efektivitas Instagram terletak pada kemampuannya menampilkan konten visual yang estetik dan konsisten, seperti foto produk, suasana tempat, serta interaksi pelanggan, yang membangun citra merek secara kuat. Sementara TikTok lebih bersifat mendukung, terutama untuk konten kreatif yang bersifat menghibur. Instagram dinilai lebih mampu menjangkau audiens secara visual dan membentuk daya tarik terhadap produk melalui tampilan yang menarik dan profesional. Dengan demikian, pemanfaatan media sosial yang tepat, khususnya Instagram, dapat meningkatkan efektivitas promosi dan daya tarik penjualan dalam bisnis digital.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Rahmat Hidayat WB , Muhammad Ramli, Nur Iqbal Aswadhttps://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/article/view/223Pengaruh Media Sosial dan Influencer dalam Meningkatkan Brand Awareness Toko Citra Kosmetik2025-09-30T08:54:48+00:00Thariza Sakina Jufritharisasakina542@gmail.comSultan08sultansultan1970@gmail.comFitrifitrisemsi5858@gmail.com<p>Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis 1) Pengaruh Media sosial dalam meningkatkan <em>brand awareness</em> 2) Pengaruh <em>Influencer </em>dalam meningkatkan <em>brand awareness.</em> 3) Pengaruh Media sosial dan <em>Influencer </em>dalam meningkatkan <em>brand awareness</em> toko citra kosmetik, pada konsumen yang mengetahui toko citra kosmetik dan pernah melakukan pembelian di marketplace shopee toko citra kosmetik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah individu yang berada di kota makassar mengetahui toko citra kosmetik dan pernah melakukan pembelanjaan di marketplace shopee toko citra kosmetik. Teknik penentuan sampel dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik probability sampling dengan jumlah sampel 100 orang dengan teknik analisis data menggunakan SPSS versi 25 dan menggunakan analisis regresi linear berganda sehingga dapat diketahui hubungan antar variabel.</p> <p>Penelitian ini memperoleh hasil bahwa Media sosial (X1) berpengaruh positif dan signifikan secara parsial dalam meningkatkan <em>brand awareness</em>(Y), <em>Influencer </em>(X2) berpengaruh positif dan signifikan secara parsial dalam meningkatkan <em>brand awareness</em> (Y).Media sosial (X1) dan <em>Influencer </em>(X2) berpengaruh positif dan signifikan secara simultan dalam meningkatkan <em>brand awareness</em> toko citra kosmetik(Y).</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Thariza Sakina Jufri, Sultan, Fitrihttps://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/article/view/227Strategi Pengembangan Usaha Durian Tapua di Kabupaten Polewali Mandar 2025-09-30T07:48:06+00:00M. Ikram HRikram.kwu21@itbmpolman.ac.idReza Afandy Ghulamrezaafandy@itbmpolman.ac.idResky Faradibah Suhabreskyfaradibah@itbmpolman.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan usaha Durian Tapua di Kabupaten Polewali Mandar yang dikenal sebagai salah satu komoditas buah lokal unggulan dengan cita rasa khas dan kualitas yang unggul. Meskipun memiliki potensi yang besar, pengelolaan usaha Durian Tapua masih menghadapi berbagai permasalahan, antara lain keterbatasan strategi pemasaran, minimnya inovasi produk, rendahnya akses terhadap permodalan, serta tingginya ketergantungan pada pola panen musiman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pedagang Durian Tapua dan penyuluh pertanian. Analisis data dilakukan menggunakan metode SWOT yang didukung oleh matriks Internal Factor Evaluation (IFE) dan External Factor Evaluation (EFE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan usaha Durian Tapua berada pada posisi strategi agresif (Strengths–Opportunities), yaitu memanfaatkan kekuatan internal berupa kualitas produk yang unggul dan cita rasa khas, serta peluang eksternal berupa permintaan pasar yang luas. Strategi utama yang direkomendasikan meliputi pengembangan dan diversifikasi produk, penguatan branding, pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan pemasaran, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada konsumen. Penerapan strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha Durian Tapua di Kabupaten Polewali Mandar.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 M. Ikram HR, Reza Afandy Ghulam, Resky Faradibah Suhabhttps://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/article/view/229Pengaruh Penggunaan Aplikasi Shopee, Produk dan Harga terhadap Minat Beli Mahasiswa STIE Makassar Maju2025-09-30T15:10:57+00:00Ninis Ramadhani Junaidninisramadhanijunaid@gmail.comYusranyusranparis225@gmail.comIrwanandiirwan10@yahoo.co.idFitrifitrisemsi5858@gmail.com<p>Kajian ini ditujukan guna mengungkap Pengaruh Penggunaan Aplikasi Shopee, Produk dan Harga Terhadap Minat Beli Mahasiswa STIE Makassar Maju. Cara yang dipakai pada kajian ini ialah cara kuantitatif. Sampel pada kajian ini sebanyak 81 Responden memakai perhitungan rumus Slovin, yang diambil secara <em>Simple random sampling</em> karena menyebar atau kuesioner kepada mahasiswa STIE Makassar Maju yang menggunakan aplikasi shopee. Dalam riset ini, pengumpulan data primer dilakukan dengan memanfaatkan dua instrumen utama, yakni observasi dan kuesioner. Dampak variabel bebas akan variabel terikat, kajian ini memanfaatkan data kuantitatif yang dianalisis secara uji instrument, uji asumsi klasik dan juga uji hipotesis, yang memakai program aplikasi SPSS versi 25. Merujuk hasil kajian ini memperlihatkan bahwasannya Aplikasi Shopee mempunyai pengaruh signifikan secara Parsial akan Minat Beli pada nilai t hitung 2,055 dan nilai Sig 0,043. Produk memengaruhi signifikan secara Parsial akan Minat Beli melalui nilai t hitung 4,063 serta nilai Sig 0,000. Harga menghasilkan pengaruh signifikan secara Parsial akan Minat Beli pada nilai t hitung 6,102 serta nilai Sig 0,000 Secara Simultan, ketiga variabel independen ini memengaruhi Minat Beli, melalui nilai F-hitung 87,355 dan nilai Sig 0,000.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Ninis Ramadhani Junaid, Yusran, Irwan, Fitrihttps://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/article/view/225Strategi Pengembangan Usahatani Kakao di Desa Tapua, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar2025-09-29T06:26:30+00:00Saharuddinsaharuddin.agr21@itbmpolman.ac.idAnsyaransyar@itbmpolman.ac.idHamsahhamsah@itbmpolman.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan usahatani kakao di Desa Tapua, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis SWOT. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan petani kakao, tokoh masyarakat, serta aparat pemerintah desa, yang didukung oleh studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani kakao di Desa Tapua memiliki potensi yang cukup besar dalam mendukung peningkatan perekonomian masyarakat. Faktor kekuatan meliputi tingkat kesuburan tanah yang baik, pengalaman petani dalam budidaya kakao, serta tingginya permintaan pasar. Adapun faktor kelemahan meliputi keterbatasan modal usaha, rendahnya pemanfaatan teknologi pertanian, dan terbatasnya ketersediaan sarana produksi. Peluang pengembangan usaha ditunjukkan oleh adanya dukungan dari pemerintah daerah serta kecenderungan peningkatan harga kakao di pasar global. Sementara itu, ancaman yang dihadapi antara lain perubahan iklim, serangan hama dan penyakit tanaman, serta persaingan dengan komoditas pertanian lainnya. Berdasarkan hasil analisis SWOT, usahatani kakao di Desa Tapua berada pada kuadran II, sehingga strategi yang direkomendasikan adalah diversifikasi produk serta peningkatan daya saing melalui inovasi dan penguatan kelembagaan petani.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Saharuddin, Ansyar, Hamsahhttps://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/article/view/230Pengaruh Dukungan Sosial dan Keseimbangan Kerja terhadap Kinerja Pegawai di Balai Karantina Hewan dan Tumbuhan Sulawesi Selatan2025-09-30T08:17:08+00:00Abdul Kadirkadirabdkadir296@gmail.comYusran Parisyusranparis225@gmail.comFitrifitrisemsi5858@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan sosial dan keseimbangan kerja terhadap kinerja pegawai di Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Selatan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena menurunnya motivasi kerja serta meningkatnya tingkat stres kerja pada sebagian pegawai, yang diduga berkaitan dengan rendahnya dukungan sosial di lingkungan kerja dan ketidakseimbangan antara tuntutan pekerjaan dan kehidupan pribadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Metode pengumpulan data dilakukan melalui survei menggunakan kuesioner. Populasi penelitian meliputi seluruh pegawai Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Selatan yang berjumlah 90 orang, dengan teknik sampling jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,65, yang berarti bahwa 65% variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh variabel dukungan sosial dan keseimbangan kerja, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Hasil uji simultan (uji F) menunjukkan nilai F-hitung sebesar 45,321 dengan tingkat signifikansi < 0,05, yang mengindikasikan bahwa kedua variabel secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara parsial, dukungan sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai t-hitung sebesar 4,512, demikian pula keseimbangan kerja yang menunjukkan pengaruh positif dan signifikan dengan nilai t-hitung sebesar 5,213. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa semakin tinggi dukungan sosial dan semakin baik keseimbangan kerja, maka semakin meningkat pula kinerja pegawai di Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Selatan.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Abdul Kadir, Yusran Paris, Fitrihttps://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/article/view/224Peran Penyuluh Pertanian Terhadap Peningkatan Pendapatan Usahatani Cabai Di Desa Alu Kecamatan Alu Kabupaten Polewali Mandar2025-09-29T07:51:40+00:00Indah Lestariindah.agr21@itbmpolman.ac.idJumriani Dambejumriani@itbmpolman.ac.idSalmawatisalmawati@itbmpolman.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mnetahui peran penyuluh pertanian terhadap peningkatan hasil usahatani cabai di Desa Alu, Kecamatan Alu, Kabupaten Polewali Mandar. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method (kuantitatif dan kualitatif). Penelitian ini merupakan suatu langkah penelitian dengan menggabungkan dua bentuk penelitian yang telah ada sebelumnya yaitu penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan kuesioner kepada 17 petani cabai setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluh pertanian memiliki empat peran yang signifikan dalam peningkatan pendapatan usahatani cabai di Desa Alu Kecamatan Alu Kabuaten Polewali Mandar petani yaitu sebagai peran sebagai fasilitator dengan skor 2,10, peran sebagai motivator dengan skor 2,04, peran sebagai inovator dengan skor 2,16, dan peran sebagai edukator dengan skor 2,16, dengan demikian rata-rata skor peran penyuluh pertanian di desa Alu adalah kategori sedang. Pelaksanaan penyuluhan pertanian di Desa Alu dalam upaya meningkatkan pendapatan usahatani cabai didukung oleh beberapa faktor pendukung, yaitu: keberadaan penyuluh yang kompeten dan memahami kondisi lokal, tersedianya sarana dan prasarana yang memadai seperti balai penyuluhan dan transportasi, partisipasi aktif petani dalam kegiatan penyuluhan, serta kesesuaian materi penyuluhan dengan kebutuhan dan permasalahan petani cabai. Keempat faktor ini secara sinergis berperan penting dalam mendukung efektivitas penyuluhan dan peningkatan hasil usahatani. Meskipun peran penyuluh pertanian sangat penting, terdapat faktor penghambat yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas, seperti keterbatasan jumlah penyuluh, sulitnya akses ke lokasi petani, dan sikap sebagian petani yang kurang terbuka terhadap inovasi. Namun, hambatan-hambatan tersebut dapat diatasi secara bertahap melalui pendekatan partisipatif dan komunikasi yang intensif.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Indah Lestari, Jumriani Dambe, Salmawati