Jurnal e-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar https://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness <p>Jurnal e-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar adalah terbitan berkala ilmiah yang diterbitkan dua kali setahun (Juni dan Desember) oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar (ITBM Polman) dengan hasil penelitian yang berhubungan dengan Teknologi dan Transformasi Digital, Manajemen Inovasi, Analitik Bisnis, E-commerce, Manajemen Proyek Teknologi, Start-up dan Kewirausahaan Teknologi, Manajemen Rantai Pasok, Analisis Pasar dan Perilaku Konsumen, Keuangan Teknologi, Teknologi Pertanian, Bisnis Pertanian.</p> Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat ITBM Polman en-US Jurnal e-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar 2807-6354 Analisis Kelayakan dan Strategi Pengembangan Usahatani Cabai Rawit di Desa Poda Kecamatan Tutar Kabupaten Polewali Mandar https://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/article/view/245 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial dan merumuskan strategi pengembangan usahatani cabai rawit di Desa Poda Kecamatan Tutar Kabupaten Polewali Mandar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik sensus terhadap 21 responden petani cabai rawit. Analisis kelayakan dilakukan menggunakan indikator Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Benefit Cost Ratio (B/C), sedangkan strategi pengembangan ditentukan melalui analisis SWOT. Hasil penelitian menujukkan bahwa rata-rata biaya produksi sebesar Rp 12.090.000 per hektar per musim tanam, dengan penerimaan Rp 75.000.000 dan pendapatan bersih Rp 62.910.000. Hasil analisis finansial menujukkan nilai NPV positif Rp 1.142.918.000, IRR bekisar 70-75% (jauh di atas suku bunga pinjaman), dan B/C ratio sebesar 5.2 (&gt;1), yang berarti usahatani cabai rawit layak dan menguntungkan untuk dikembangkan. Analisis SWOT menempatkan posisi usaha pada kuadran III, yang menunjukkan perlunya strategi untuk meminimalkan kelemahan dengan memanfaatkan peluang. Strategi yang direkomendasikan mencakup pelatihan pascapanen, peningkatan keterampilan budidaya dan pemasaran digital, serta penguatan kelembagaan kelompok tapi melalui dukungan kebijakan pemerintah dan akses modal. Temuan ini menegaskan bahwa usahatani cabai rawit di Desa Poda berprospek baik secara ekonomi, namun keberlanjutan pengembangannya memerlukan inovasi teknologi dan penguatan organisasi petani.</p> Muh. Ramadhan Ansyar Salmawati Copyright (c) 2026 Muh. Ramadhan, Ansyar, Salmawati https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-30 2026-06-30 6 1 46 55 10.59903/ebussiness.v6i1.245 Strategi Pemasaran Biji Kakao dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Petani di Desa Tubbi Kecamatan Tutar Kabupaten Polewali Mandar https://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/article/view/359 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran biji kakao di Desa Tubbi, Kecamatan Tutar, Kabupaten Polewali Mandar, menggunakan pendekatan bauran pemasaran (4P: product, price, place, promotion) serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian kualitatif ini melibatkan wawancara mendalam dengan petani kakao yang dipilih secara purposive dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani menghasilkan biji kakao kering tanpa fermentasi, dengan harga ditentukan oleh pedagang perantara (Rp70.000,00–Rp90.000,00/kg), distribusi bergantung pada pengepul lokal, dan promosi bersifat informal tanpa strategi formal. Faktor pendukung meliputi infrastruktur jalan yang memadai dan pengalaman bertani, sedangkan faktor penghambat mencakup fluktuasi harga, keterbatasan informasi pasar, dan biaya transportasi yang tinggi. Rendahnya kualitas pasca-panen juga membatasi pendapatan petani. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kelembagaan petani melalui koperasi, pelatihan teknik pasca-panen, kemitraan dengan eksportir, dan perbaikan infrastruktur distribusi untuk meningkatkan efisiensi pemasaran dan kesejahteraan petani. Temuan ini memberikan wawasan bagi pengembangan strategi pemasaran yang lebih efektif untuk komoditas kakao di wilayah pedesaan.</p> Reski Ani Indah Ramayani Albar Albar Copyright (c) 2026 Reski Ani, Indah Ramayani, Albar https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-30 2026-06-30 6 1 28 36 10.59903/ebussiness.v6i1.359 Pengaruh Karakteristik Kewirausahaan dan Keberhasilan Usaha terhadap Kinerja Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kecamatan Matakali https://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/article/view/246 <p>Tujuan dari kajian ilmiah ini adalah mengetahui pengaruh karakteristik kewirausahaan dan keberhasilan usaha terhadap kinerja Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kecamatan Matakali. Kajian ilmiah &nbsp;ini menggunakan pendekatan deskriptif sebagai metode dari kuantitatif. Populasi kajian ini terdiri dari 40 UMKM yang seluruhnya dijadikan sampel (sampel jenuh). Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, sedangkan analisis dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, regresi linier berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi (R²). Kajian ilmiah &nbsp;ini menunjukkan penemuan bahwa karakteristik kewirausahaan (X₁) memiliki koefisien korelasi sebesar R = 0,292 dengan nilai R² = 0,085 dan koefisien regresi 0,281; hasil ini menunjukkan pengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja UMKM (sig. 0,297 &gt; 0,05). Sementara itu, keberhasilan usaha (X₂) memiliki koefisien korelasi sebesar R = 0,537 dengan nilai R² = 0,288 dan koefisien regresi 0,594; hasil ini menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM (sig. 0,001 &lt; 0,05). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM dengan nilai F hitung sebesar 8,284 &gt; F tabel 3,25 dan signifikansi 0,001. Koefisien determinasi (Adjusted R²) sebesar 0,270 menunjukkan bahwa karakteristik kewirausahaan dan keberhasilan usaha mampu menjelaskan kinerja UMKM sebesar 27,0%, sementara sisanya dipengaruhi faktor lain. Dengan demikian, kajian ilmiah ini disimpulkan bahwa keberhasilan usaha memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan karakteristik kewirausahaan dalam meningkatkan kinerja UMKM di Kecamatan Matakali.</p> Nuramalia Ramadhani Resky Faradibah Suhab Copyright (c) 2026 Nuramalia Ramadhani, Resky Faradibah Suhab https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-30 2026-06-30 6 1 56 67 10.59903/ebussiness.v6i1.246 Pengaruh Usaha Rumahan yang Saling Berdekatan terhadap Pendapatan Ekonomi Masyarakat di Desa Rumpa https://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/article/view/369 <p>Usaha rumahan menjadi salah satu aktivitas ekonomi masyarakat yang berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan, khususnya di daerah pedesaan. Pola persebaran usaha yang berlokasi saling berdekatan berpotensi menciptakan pusat aktivitas ekonomi melalui meningkatnya akses pasar, kemudahan menjangkau konsumen, serta interaksi yang lebih intensif antar pelaku usaha. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh kedekatan lokasi usaha rumahan terhadap pendapatan ekonomi masyarakat di Desa Rumpa, Kecamatan Mapilli. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melibatkan 30 pelaku usaha rumahan sebagai responden melalui teknik total sampling. Data dalam penelitiaan ini diperoleh dari kuesioner yang disebarkan kepada responden, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan metode regresi linear sederhana menggunakan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedekatan lokasi usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan ekonomi masyarakat. Persamaan regresinya adalah Y = −0,551 + 0,766X, dengan nilai signifikansi 0,000 (lebih kecil dari 0,05). Selain itu, koefisien determinasi (R<sup>2</sup>) sebesar 0,985 menunjukkan bahwa 98,5% variasi pendapatan dapat dijelaskan oleh variabel kedekatan lokasi usaha. Temuan ini menunjukkan bahwa konsentrasi usaha rumahan dalam suatu kawasan mampu mendorong peningkatan aktivitas ekonomi yang berdampak pada naiknya pendapatan pelaku usaha. Oleh karena itu, pengembangan kawasan usaha yang terintegrasi dapat menjadi alternatif strategi dalam memperkuat ekonomi masyarakat desa.</p> Bonewali Bonewali Albar Albar Nursan Safitri Copyright (c) 2026 Bonewali Bonewali, Albar, S.E., M.M., Nursan Safitri, S.E., M.Si. https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-30 2026-06-30 6 1 37 45 10.59903/ebussiness.v6i1.369 Strategi Pemasaran Media Sosial untuk Meningkatkan Penjualan di Depot Air Minum Isi Ulang “Irmanur“ https://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/article/view/247 <p style="text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"><span lang="EN-ID" style="font-size: 10.0pt;">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pemasaran media sosial terhadap peningkatan penjualan pada Depot Air Minum Isi Ulang “Irmanur” dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Fokus utama penelitian ini adalah melihat bagaimana strategi media sosial dapat membangun loyalitas pelanggan yang berujung pada peningkatan penjualan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa loyalitas pelanggan memiliki peran penting dalam mendorong penjualan. Rata-rata pelanggan melakukan pembelian ulang sebanyak 30 kali dalam lima bulan terakhir, dengan jumlah pembelian ulang tertinggi mencapai 120 kali dan terendah sebanyak 16 kali. Hal ini mengindikasikan adanya tingkat kesetiaan yang tinggi terhadap produk. Dari sisi strategi media sosial, beberapa indikator berkontribusi terhadap loyalitas tersebut. Konten promosi (40,5%) dan edukasi air sehat (27,1%) menjadi jenis konten yang paling diminati, disusul oleh testimoni pelanggan (18,9%) dan hiburan (13,5%). Pelanggan juga lebih menyukai konten yang diposting secara konsisten namun tidak berlebihan, dengan frekuensi posting yang meningkat setiap bulan. Interaksi pemilik usaha dengan pelanggan melalui media sosial turut memperkuat hubungan emosional antara pelanggan dan merek. Jenis interaksi seperti komentar, <em>like</em>, dan testimoni terus mengalami peningkatan setiap bulan. Sementara itu, platform yang paling efektif menurut responden adalah <em>WhatsApp Business</em> (50%), diikuti oleh <em>Facebook</em> dan <em>Instagram</em>, yang dinilai mendukung komunikasi langsung dan penyebaran konten promosi secara lebih efisien. Kesimpulannya, strategi pemasaran media sosial yang tepat melalui konten yang relevan, frekuensi unggahan yang konsisten, interaksi aktif, dan pemilihan platform yang sesuai dapat meningkatkan loyalitas pelanggan dan mendorong peningkatan penjualan.</span></p> Muhammad Nur Iqram Masdar Nursahdi Saleh Rahmi Tria Copyright (c) 2026 Muhammad Nur Iqram Masdar, Nursahdi Saleh, Rahmi Tria https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-30 2026-06-30 6 1 68 76 10.59903/ebussiness.v6i1.247 Pengelolaan Keuangan Desa dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan: Tren Penelitian, Peluang, dan Tantangan https://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/article/view/358 <p>Pengelolaan keuangan desa memiliki peran strategis dalam mendukung pencapaian pembangunan berkelanjutan di Indonesia melalui optimalisasi pemanfaatan Dana Desa. Meskipun berbagai penelitian telah membahas aspek akuntabilitas, transparansi, dan tata kelola keuangan desa, kajian yang secara komprehensif mensintesis keterkaitan antara pengelolaan keuangan desa dan pembangunan berkelanjutan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren penelitian, mengidentifikasi peluang dan tantangan implementasi, serta merumuskan agenda penelitian masa depan terkait pengelolaan keuangan desa dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan <em>Systematic Literature Review</em> (SLR) dengan mengacu pada pedoman <em>Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses</em> (PRISMA 2020). Penelusuran literatur dilakukan melalui basis data Google Scholar, Scopus, dan Dimensions pada rentang publikasi tahun 2020–2026. Berdasarkan proses seleksi, sebanyak 45 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan pendekatan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren kajian pengelolaan keuangan desa mengalami pergeseran dari fokus administratif menuju orientasi pembangunan berkelanjutan. Pengelolaan keuangan desa yang akuntabel, transparan, partisipatif, dan menerapkan prinsip <em>good governance</em> berkontribusi dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan kapasitas aparatur, kompleksitas regulasi, rendahnya partisipasi masyarakat, risiko penyalahgunaan Dana Desa, serta kesenjangan digital. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam memperkuat kajian akuntansi sektor publik dan ekonomi pembangunan serta implikasi praktis bagi penguatan tata kelola keuangan desa yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.</p> Aswar Rahmat Copyright (c) 2026 Aswar Rahmat https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-13 2026-06-13 6 1 1 13 10.59903/ebussiness.v6i1.358 Model Manajemen Keuangan pada Kelompok Bermain (KB) Mawar Segerang dalam Mendukung Mutu Pendidikan https://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/e-bussiness/article/view/356 <blockquote data-start="988" data-end="2700"> <p data-start="990" data-end="2700">Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya manajemen keuangan yang efektif dalam mendukung mutu pendidikan, khususnya pada lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) swasta yang memiliki keterbatasan sumber pendanaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model manajemen keuangan pada Kelompok Bermain (KB) Mawar Segerang yang meliputi perencanaan keuangan, sumber pendanaan, pengelolaan keuangan, serta akuntabilitas keuangan dalam mendukung mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data dilakukan melalui triangulasi, ketekunan observasi, dan penggunaan referensi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model manajemen keuangan di KB Mawar Segerang dilaksanakan secara sistematis melalui penyusunan program kerja, penetapan anggaran, serta evaluasi dan revisi secara berkala. Sumber pendanaan lembaga berasal dari Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD, kontribusi orang tua peserta didik, bantuan pemerintah, donatur, serta partisipasi masyarakat. Pengelolaan keuangan dilaksanakan secara transparan melalui perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, pengawasan, dan pertanggungjawaban keuangan. Akuntabilitas keuangan diwujudkan melalui pencatatan administrasi yang tertib, penyusunan laporan keuangan, serta pelaksanaan rapat evaluasi secara berkala. Dengan demikian, model manajemen keuangan yang diterapkan mampu mendukung peningkatan mutu pendidikan secara efektif dan berkelanjutan pada KB Mawar Segerang.</p> </blockquote> <p data-start="2702" data-end="2784"><strong data-start="2702" data-end="2717">Kata Kunci:</strong> model manajemen keuangan, kelompok bermain, PAUD, mutu pendidikan.</p> Nursan Safitri Muhammad Alwi Albar ALbar Asrandi Asrandi Copyright (c) 2026 Nursan Safitri, S.E., M.Si., Muhammad Alwi, S.Pd., M.M., Albar, S.E., M.M., Asrandi, S.M., M.M. https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-30 2026-06-30 6 1 14 27 10.59903/ebussiness.v6i1.356