Strategi Pengembangan Usahatani Kakao di Desa Tapua, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar

Authors

  • Saharuddin Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar
  • Ansyar Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar
  • Hamsah Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

DOI:

https://doi.org/10.59903/ebussiness.v5i2.225

Keywords:

strategi pengembangan, usahatani kakao, analisis SWOT, kelembagaan petani, ekonomi pedesaan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan usahatani kakao di Desa Tapua, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis SWOT. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan petani kakao, tokoh masyarakat, serta aparat pemerintah desa, yang didukung oleh studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani kakao di Desa Tapua memiliki potensi yang cukup besar dalam mendukung peningkatan perekonomian masyarakat. Faktor kekuatan meliputi tingkat kesuburan tanah yang baik, pengalaman petani dalam budidaya kakao, serta tingginya permintaan pasar. Adapun faktor kelemahan meliputi keterbatasan modal usaha, rendahnya pemanfaatan teknologi pertanian, dan terbatasnya ketersediaan sarana produksi. Peluang pengembangan usaha ditunjukkan oleh adanya dukungan dari pemerintah daerah serta kecenderungan peningkatan harga kakao di pasar global. Sementara itu, ancaman yang dihadapi antara lain perubahan iklim, serangan hama dan penyakit tanaman, serta persaingan dengan komoditas pertanian lainnya. Berdasarkan hasil analisis SWOT, usahatani kakao di Desa Tapua berada pada kuadran II, sehingga strategi yang direkomendasikan adalah diversifikasi produk serta peningkatan daya saing melalui inovasi dan penguatan kelembagaan petani.

Downloads

Published

31-12-2025