Analisis Kelayakan dan Strategi Pengembangan Usahatani Cabai Rawit di Desa Poda Kecamatan Tutar Kabupaten Polewali Mandar
DOI:
https://doi.org/10.59903/ebussiness.v6i1.245Keywords:
cabai rawit, kelayakan usaha, strategi pengembangan, SWOTAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial dan merumuskan strategi pengembangan usahatani cabai rawit di Desa Poda Kecamatan Tutar Kabupaten Polewali Mandar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik sensus terhadap 21 responden petani cabai rawit. Analisis kelayakan dilakukan menggunakan indikator Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Benefit Cost Ratio (B/C), sedangkan strategi pengembangan ditentukan melalui analisis SWOT. Hasil penelitian menujukkan bahwa rata-rata biaya produksi sebesar Rp 12.090.000 per hektar per musim tanam, dengan penerimaan Rp 75.000.000 dan pendapatan bersih Rp 62.910.000. Hasil analisis finansial menujukkan nilai NPV positif Rp 1.142.918.000, IRR bekisar 70-75% (jauh di atas suku bunga pinjaman), dan B/C ratio sebesar 5.2 (>1), yang berarti usahatani cabai rawit layak dan menguntungkan untuk dikembangkan. Analisis SWOT menempatkan posisi usaha pada kuadran III, yang menunjukkan perlunya strategi untuk meminimalkan kelemahan dengan memanfaatkan peluang. Strategi yang direkomendasikan mencakup pelatihan pascapanen, peningkatan keterampilan budidaya dan pemasaran digital, serta penguatan kelembagaan kelompok tapi melalui dukungan kebijakan pemerintah dan akses modal. Temuan ini menegaskan bahwa usahatani cabai rawit di Desa Poda berprospek baik secara ekonomi, namun keberlanjutan pengembangannya memerlukan inovasi teknologi dan penguatan organisasi petani.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muh. Ramadhan, Ansyar, Salmawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





